Sabtu, 31 Desember 2011

STRUKTUR PASAR PERSAINGAN MONOPOLI

Struktur pasar persaingan monopoli dapat didefinisikan sebagai struktur pasar

atau industri dimana terdapat hanya seorang penjual saja.

CIRI-CIRI PASAR MONOPOLI

 Pasar monopoli adalah industri satu perusahaan

Artinya bahwa barang-barang atau jasa yang dihasilkan tidak dapat dibeli dari

tempat lain.

Para pembeli tidak punya pilihan lain, kalau mereka menginginkan barang

tersebut, maka mereka harus membeli dari perusahaan tersebut, maka mereka

Modul 10: Struktur Pasar Persaingan Monopoli

Teori Organisasi Umum 2 Halaman X-1

harus membeli dari perusahaan tersebut. Para pembeli tidak dapat berbuat suatu

apapun di dalam menentukan syrata jual beli.

 Tidak mempunyai barang pengganti yang “mirip”

Artinya barang yang dihasilkan perusahaan tidak dapat digantikan oleh barang

lain yang ada dalam perekonomian, begitu pula dengan kegunaannya.

 Menguasai penentuan harga

Artinya karena perusahaan monopoli merupakan satu-satunya penjual didalam

pasar, maka penentuan harga dapat dikuasai.

 Mempromosikan penjualan secara iklan kurang diperlukan artinya karena

perusahaan monopoli merupakan satu-satunya perusahaan di dalam industri, ia

tidak perlu melakukan promosi penjualan secara iklan.



PENETAPAN HARGA PASAR MONOPOLI

Monopoli bisa terjadi karena perusahaan–perusahaan lain menganggap tidak

menguntungkan untuk masuk pasar, atau memang terhalang (dihalang– halangi)

masuk pasar. Halangan masuk pasar disebut dengan istilah Barriers to Entery.

Halangan masuk pasar dibedakan atas dua jenis, yaitu :

1. Alasan teknis (technical barriers to entery)

Ditinjau dari segi teknis, memang ada perusahaan yang bersifat memasuki

suatu pasar tetapi terhambat secara teknis. Biasanya produksi untuk barang

yang bersangkutan mencirikan biaya marjinal yang semakin menurun, dan

level output yang memberikan biaya minimum sangat besar sekali. Debgan

demikian teknologi produksi yang efisien adalah yang berskala besar saja,

sedang yang beroperasi dengan skala kecil sangat tidak efektif. Modal yang

dibutuhkan untuk menghasilkan jenis produksi ini biasanya sangat besar.

2. Karena alasan hukum atau undang – undang (legal barriers to entery)

Kebanyakan monopoli murni tercipta karena alasan hukum atau undang –

undang, bukan karena alasan teknis atau ekonomis. Banyak monopoli yang

diizinkan (dilindungi) dengan paten.

Menciptakan Halangan Masuk Pasar

Modul 10: Struktur Pasar Persaingan Monopoli

Teori Organisasi Umum 2 Halaman X-2

Secara umum halangan masuk pasar bisa dibedakan antara halangan yang

bersifat eksternal dan internal. Ada pula contoh di atas yaitu halangan teknis dan

hukum termasuk halangan yang sifatnya eksternal. Dan ada pula halangan yang

diciptakan pemonopoli itu sendiri, misalnya dengan menciptakan produk – produk

atau teknik – teknik yang rumit dan menyusahkan. Teknik ini tidak sampai bocor

pada perusahaan pesaing.


Laba Monopoli

Laba ini selalu positif sepanjang harga pasar lebih besar dari biaya total rata –

rata (average total cost, ATC). Karena dalam pasar monopoli tidak ada perusahaan

yang keluar atau masuk pasar, maka laba monopoli ini bisa diperoleh tidak hanya

dalam jangka pendek, tapi juga dalam jangka panjang. Laba monopoli yang diterima

dalam jangka panjang ini oleh beberapa pakar ekonomi disebut juga dengan sewa

monopoli (monopoly rents). Yaitu jumlah pengembalian terhadap faktor yang

memungkinkan adanya monopoli tersebut.



Posisi Keseimbangan

Karena produsen monopoli adalah satu-satunya produsen di pasar, maka

kurve permintaannya juga kurve permintaan pasar. Kurve permintaan pasar turun

dari kiri atas ke kanan bawah berarti produsen bisa mempengaruhi harga pasar

dengan jalan menaik-turunkan produksinya.

Perbedaan monopoli dibanding persaingan sempurna antara lain :

 bisa menentukan outputnya

 bisa menentukan harga jual

 ekuilibrium perusahaan = ekuilibrium pasar

Keuntungan maksimum tercapai bila MC = MR, dimana keuntungannya

sebesar OQ* X P*C.

Modul 10: Struktur Pasar Persaingan Monopoli

Teori Organisasi Umum 2 Halaman X-3

Gambar 10.1. Keuntungan Maksimum pada Monopoli

Dalam pasar persaingan sempurna kita bisa berbicara tentang kurva

penawaran pasar, akan tetapi dalam pasar monopoli hal ini tidak relevan

didiskusikan. Mengapa? Karena dalam pasar monopoli hanya ada satu perusahaan

saja dalam pasar. Dan kurva penawaran pasar monopoli hanya merupakan sebuah

titik. Pada saat mana MR = MC. Jika kurva permintaan berubah, maka kurva MR

otomatis berubah, dan kurva penawaran pasar. Yaitu output yang memberikan laba

maksimum (saat MR = MC), yang merupakan suatu titik, diketahui bagaimanapun,

menghubungkan titik keseimbangan pada kurva–kurva permintaan tidak memberikan

pengertian apa–apa secara ekonomi. Dengan ringkas, perusahaan monopoli

mempunyai kurva penawaran yang tidak jelas pembatasannya.


Batas – Batas Diskriminasi Harga

Dengan dipisah–pisahkannya pasar dan dilakukannya praktek diskriminasi

harga, maka barang – barang yang sejenis dapat dengan harga yang berbeda. Hal ini

hanya bisa terjadi jika para pembeli terhalang, atau dihalang – halangi untuk pindah

dari pasar yang mahal harganya ke pasar yang murah harganya.


Monopoli dan Kesejahteraan Masyarakat
1. Keuntungan monopoli ada kemungkinan tetap bisa dinikmati produsen

monopoli dalam jangka panjang. Keuntungan monopoli biasanya lebih dari

normal, sehingga menimbulkan ketidak adilan, karena berbeda dengan

keuntungan perusahaan lain. Bila ada monopoli yang hanya menerima

keuntungan normal berarti tidak ada kasus ketidakadilan, tetapi hal ini

biasanya hanya kebetulan.

2. Volume produksi lebih kecil dari volume output yang optimum. Berarti

monopoli tidak efisien dan bagi masayarakat ada pemborosan.

3. Ada unsur eksploitasi terhadap :

- konsumen, dengan ditetapkannya harga jual (=P) diatas ongkos

produksi dari unit terakhir outputnya (=MC)

- pemilik faktor-faktor produksi yang digunakan (buruh diupah lebih

rendah dari pada sumbangannya dalam bentuk output).

Cara mengatasi Efek Negatif Monopoli

a. Mencegah timbulnya monopoli itu sendiri dengan UU

b. Pemerintah mendirikan perusahaan tandingan

c. Membuka "kran impor"

d. Membuat ketentuan khusus terhadap operasi perusahaan monopoli sehingga P =

MC'

Kasus Decreasing Cost

Kasus decreasing cost yaitu kasus dimana luas pasar terbatas sehingga untuk

memenuhi permintaan yang ada di pasar perusahaan monopoli hanya beroperasi pada

bagian kurve dimana AC menurun (decreasing cost). Dari kasus ini bila produsen

dibiarkan akan memilih memproduksi sebesar Q1 harga P1. Bila pemerintah

menghendaki P = MC maka perusahaan rugi; untuk mengatasi ini maka :

a. Mengubah peraturan tersebut dan mewajibkan perusahaan beroperasi pada P =

AC (Posisi L), atau

b. Tetap mewajibkan perusahaan untuk beroperasi pada P = MC (posisi B) tetapi

harus mensubsidi

Monopoli Tidak Selalu Buruk

a. Sejarah menunjukkan justru perusahaan monopolilah yang menunjukkan suatu

dinamika untuk berkembang lebih besar karena keuntungan monopoli bisa

digunakan untuk tujuan-tujuan penelitian dan pengembangan yang kemudian

diikuti dengan inovasi-inovasi dalam tehnologi.

b. Dalam kasus decreasing cost dimana luas pasar terbatas, dan faktor "economics

of scale" besar, tidaklah mungkin diharapkan adanya suatu bentuk industri

persaingan sempurna yang efisien. Kalau bentuk pasar persaingan sempurna yang

dijalankan berarti akan ada perusahaan-perusahaan gurem yang bekerjanya pada

AC yang jauh dari posisi minimumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

your testimonial

51 Keutamaan Dzikir

(1) Dengan dzikir akan mengusir setan.   (2) Dzikir mudah mendatangkan ridho Ar Rahman. (3) Dzikir dapat menghilangkan geli...